Lumayan lama aku ngga aktif di blog ini. Apakah ini tanda-tanda kejenuhan ? sehingga bisa menopang ide tentang ‘blog adalah trend sesaat’ ? Ataukah karena ada hal2 lain yg lebih menarik ?
Untuk kejenuhan, mungkin tidak. Masih banyak hal2 yang ingin kutulis di sini bahkan untuk waktu mendatang. Mungkin jawaban untuk pertanyaan kedua yang bisa menjelaskannya.
Terlalu banyak situs jejaring sosial yang selama ini tidak pernah kuperhatikan. Hingga kinipun, aku kadang tidak tahu mau ngapain lagi kalau sudah sign-up. Contoh paling nyata adalah Friendster. Sudah cukup lama aku sign-up di sana, tapi hingga kini ngga tau mau ngapain lagi sesudahnya. Sekian lama terlupakan, baru diingatkan oleh sebuah email yang memberi tahu seorang teman lama menambahkan aku ke daftar temannya.
Akhir-akhir ini dengan meredanya jadual harian di studio, dan ditengah kebosanan pada rutinitas sehari-hari, aku mulai mengenal situs-situs jejaring sosial lainnya. Perkenalan ini yang akhirnya membuatku sedikit lupa pada blog ini. Mohon maaf ….
Dimulai dengan Plurk. Awalnya aku bingung melihat teman di studio plurking. Antar-muka nya yang ‘lain’ dari biasanya (seperti time-line) dan sifatnya yang ’seperti’ micro-blog mulai menimbulkan keingintahuan. Sign-up, coba-coba, dan hasilnya … I’m addicted …
.. belum lagi makin banyak kolega yang ketularan sehingga suasananya juga makin rame. Lumayan untuk keep-contact dengan rekan2 yg cukup dekat tapi jauh lokasinya. Plurk adalah penyebab terbesar dari absen-nya aku di blog selama ini.
Jejaring sosial kedua adalah Facebook. Awalnya, aku malas gabung, karena banyak kemiripan dengan friendster. Lebih banyak faktor iseng yang membuatku bergabung. Ternyata banyak sekali teman2 lama, terutama teman2 semasa kuliah, yang tergabung di sini dan cepat sekali info tersebar sehingga dengan sekejap sudah banyak temanku di sana. Walaupun tidak sedahsyat Plurk, aku harus mulai meluangkan lebih banyak waktu dengan situs yang satu ini.
JpgMag dan Flickr sebagai yang ketiga dan empat mungkin kurang bisa disebut jejaring sosial, walaupun ada sedikit kemiripan. Selama ini aku menyimpan foto2 di Picasa. Seorang teman memperkenalkan aku pada JpgMag, dan akupun tertarik karena aku memang punya hobi fotografi. Hingga kini, tidak pernah aku keluar rumah tanpa membawa kamera walaupun sekarang hanyalah sebatas digital-pocket-camera. Hal yang paling menarik dari JpgMag adalah ketentuan tentang minimal-alteration (sesedikit mungkin ‘dipermak’) karena memang aku lebih suka foto2 yang sebagai mana adanya. Sekarang aku memiliki 3 tempat untuk menaruh foto2 ku. Picasa untuk foto2 umum dan benar-benar apa-adanya (bahkan namanya pun masih tetap), Flickr untuk foto2 yang kuanggap cukup indah (menurutku) dan lebih bebas untuk alterasi, dan JpgMag untuk yang benar2 termasuk koleksi terbaikku (kembali, menurutku).
Aku tidak tau apakah kegiatan2 tambahan ku ini akan bisa langgeng. Kuharap demikian, kan jadi penyemangat untuk lebih baik dalam time-management.
Anyway, aku kembali aktif di sini …
Komentar Terakhir