Arsip untuk Kategori 'Film'

29
Apr
09

Monsters vs. Aliens

Dr. Cockroach Ph.D: You must forgive my friend, but as you can see, he has no brain.

B.O.B: Turns out, you don’t need one. Totally overrated! I don’t even have to…

mva_skin-01Satu lagi dari Dreamworks Animation.

DA memang mencoba untuk sangat produktif menghasilkan film2 animasi dan nampaknya mereka cukup berhasil dengan usahanya. Apakah hasilnya menjadi blockbuster ? Itu lain lagi.

Seperti biasa film animasi ini menggunakan nama2 terkenal untuk pengisi suaranya. Reese Witherspoon (Ginormica), Seth Rogen (B.O.B), Hugh Laurie (Dr. Cockroach Ph.D), Kiefer Sutherland (Gen. W.R. Monger), Rainn Wilson (Gallaxhar), dan masih banyak lagi. Lanjutkan membaca ‘Monsters vs. Aliens’

04
Apr
09

Fast and Furious

New Model, Original parts

fnf403Seri ke 4 dari franchise Fast and Furious (setelah The Fast and The Furious, 2 Fast 2 Furious, dan The Fast and the Furious: Tokyo Drift). Film ini mencoba mengumpulkan tokoh2 lamanya dengan time-frame di antara dan/atau bersamaan dengan FnF: TD. Dengan tag line : New model, Original parts; tokoh2 lama dari FnF 1 (dan 3) dikumpulkan. Dominic Toretto (Vin Diesel), Brian O’Conner (Paul Walker), Mia Toretto (Jordana Brewster), Letty (Michelle Rodriguez) dan sekilas Han (Sung Kang).

Digambarkan 5 tahun setelah FnF 1, secara tidak sengaja Dom dan Brian harus bekerja sama untuk menumpas gembong narkotika besar (Campos). Mereka disatukan oleh musuh yang sama. Dari FnF 1 sebenarnya Dom memang tidak pernah digambarkan sebagai evil character, tetapi dia memang memilih jalan hidup berseberangan dengan hukum. Bryan sendiri masih terombang-ambing antara keinginannya di sisi hukum atau lebih baik menyeberang. Lanjutkan membaca ‘Fast and Furious’

04
Apr
09

Watchmen

Who’s watching the Watchmen ?

watchmen_18Bbrp minggu lalu, aku mendapat isu ada kemungkinan Watchmen tidak beredar di Indonesia karena nyangkut di LSF. Terlepas dari benar-tidak, karena minggu lalu ada kesempatan, aku menyeberang ke tetangga dan menontonnya di sana.

‘Watchmen’ berawal dari sebuah novel-grafis (komik) yg ditulis oleh Alan Moore. Film/komik ini bercerita tentang sekelompok ksatria bertopeng (masked-heroes) yang melawan kejahatan di alternate-history tahun 1985 di mana presiden AS masa itu masih Richard Nixon (term ke empat). Masa itu adalah masa dimana perang dingin antara AS dan Rusia memuncak dengan ancaman perang nuklir. Saat itu sebenarnya telah diundangkan (Keene-Act) yang melarang masked-vigilante kecuali yg diakui dan dikontrol pemerintah. Beberapa orang ksatria bertopeng ini memutuskan untuk muncul kembali dan bergabung setelah seorang rekan mereka terbunuh dan mereka bertekad untuk membuka tabir misteri yg melatar-belakanginya. Hanya saja, di penghujung perjuangan, mereka menemukan plot yg ternyata lebih besar dan lebih mengerikan. Lanjutkan membaca ‘Watchmen’

15
Feb
09

Gabriel

gabrielFilm ini udah lama (2007) tapi baru kulihat di TV satelit. Gabriel bercerita tentang salah satu archangel yang diturunkan untuk mengembalikan ‘cahaya’ ke purgatory yang dikuasai ‘kegelapan’. Beberapa archangel lain sudah dikirimkan tetapi tak ada yg berhasil. Ada yg dikalahkan dan di’potong’ sayapnya dan ada yg lebih memilih mengucilkan dirinya. Para acrhangel terdahulu kesulitan karena mereka berwujud manusia pada saat diturunkan. Memang mereka memiliki kelebihan tetapi akan berkurang bila digunakan, dan tak bisa di ‘isi-ulang’ karena kegelapan. Selain itu sebagai manusia, mereka pun tak terhindar dari sifat-sifat dasar manusia seperti emosi, nafsu, cinta, dll.

Kalau kita coba googling tentang archangel, maka ada beberapa perbedaan antara nama-nama archangel di film ini. Archangel di film ini adalah Gabriel, Michael, Raphael, Amitiel, Uriel, Ithuriel dan lawannya adalah Sammael, Asmodeus, Lilith, Ahriman, Balan dan Moloch. Dari hasil googling yg singkat, aku tak pernah mendapatkan nama Amitiel, sementara ada beberapa sumber yg menyebutkan Sammael sebagai salah satu archangel. Nama yg sama (Sammael) juga pernah muncul di film Hellboy dengan pengertian yg berbeda. Maklumlah … namanya juga fiksi. Lanjutkan membaca ‘Gabriel’

08
Feb
09

Underworld: Rise of the Lycans

underworld-rotl-sonja1Adalah prequel. Mirip sewaktu akan nonton Star Wars: Revenge of the Sith, agak malas karena udah bisa menduga ending nya.

Hari Sabtu itu Mal di Batam agak sepi, entah kenapa. Kami bertiga datang jam 1430 untuk beli tiket jam 1515, dan mendapati antrian loket studio XXI sepi. Kami masih bisa leluasa memilih tempat duduk.

Seperti biasa, Studio 21 memulai film lebih cepat dari jadwal karena mereka berpatokan pada jam mereka sendiri yang entah kenapa sudah hampir 4 tahun ini makin cepat. Jadwal film 1515, dan hari ini film sesungguhnya sudah mulai jam 15.03.

Kembali ke filmnya sendiri. Underworld: Rise of the Lycans menceritakan latar belakang atau sejarah dari 2 film pendahulunya (Underworld dan Underworld: Evolution) yang sebenarnya sempat diperlihatkan sebagai penggalan ingatan Lucien di Underworld yang pertama. Lanjutkan membaca ‘Underworld: Rise of the Lycans’

30
Jan
09

Reign over me

poster film Reign over me

Memang film lama. Selama ini agak males mau nonton, karena aku emang ga terlalu suka film drama, ditambah lagi dengan Adam Sandler yang biasanya berperan di film komedi. What ? Adam Sandler playing drama ???

Akhirnya menikmati film ini di TV satelit. Tadinya hanya karena ngga ada pilihan yg lebih baik, sementara jam bio-ku sedang bergeser hanya gara2 begadangan 4 malam.

Ternyata film ini bagus (surprisingly) … Adam Sandler berhasil melepaskan stereotype komedinya walaupun kadang2 masih muncul pada saat dia harus terbawa emosi (so typical Sandler style).

Film ini berkisah tentang 2 teman lama (ex-college-room-mate) yang tak sengaja bertemu lagi, Charlie Fineman (Sandler) dan Alan Johnson (Don Cheadle). 2 orang yang masing2 memiliki masalah sendiri. Charlie yang hidup di dunianya sendiri untuk melupakan kematian istri dan anak2nya pada kejadian 9/11. Alan yang kehilangan jati dirinya dengan rutinitas hidupnya. Film ini ternyata didukung banyak bintang yang kukenal seperti Donald Sutherland, Liv Tyler, Safron Burrows, dan Jada Pinket Smith. Penampilan Donald Sutherland yang hanya sebentar (sebagai hakim) sempat mencuri perhatian. Sayang karakter yg lain tidak terlalu banyak tergali walaupun mereka tampil bagus. Pace film ini cukup lambat tapi tidak sampai membosankan.

overall .. bagus .. walaupun musti mikir lagi kalo diajak nonton lagi.

Images are copyrighted and belong to the respected owners

01
Agu
08

The Happening

Karya teranyar M. Night Shyamalan di 2008.

Versi pendeknya … the worst Shyamalan movie ever (’till now).

Berbeda dengan orang umumnya yang menunjukkan grafik peningkatan kualitas hingga akhirnya memuncak dan kemudian turun pelan2, karya Shyamalan menunjukkan penurunan berkelanjutan, Pernah di bahas di suatu forum yang menyebutkan kualitas film-nya selalu setengah dari film sebelumnya.

Umumnya cerita Hollywood mengacu pada ‘drama-3-babak’. Babak 1 bercerita tentang latar belakang plot maupun karakter. Babak 2 adalah bagian konflik dan babak 3 sebagai penyelesaian. The Happening hanya punya 1 babak, yaitu babak 2 (my personal opinion). Kalaupun ada babak 1 dan 3, maka hanya mendekati non-existent. Sangat kabur dan nggak jelas.

Sungguh sayang untuk seorang Shyamalan yang karya awalnya sangat menggegerkan seperti the sixth sense. Dia memang berani menempuh resiko untuk mengajukan ide yang original, sayangnya semakin hari nampaknya hanya dirinya yang bisa mengerti idenya sendiri. Kadang2 bertanya-tanya kenapa bintang2 sekaliber John Leguizamo mau ikut terlibat. Walaupun menarik juga melihat akting Mark Wahlberg sebagai guru yang agak2 culun dan bukan tokoh yang take-control-of-the-situation seperti film2 nya yang lain. Alma Moore yang diperani Zooey Deschanel benar2 nggak jelas karakternya dan lebih banyak sebagai pelengkap saja.

Apakah ke’hancur’an ini gara-gara aku liat dvd versi glodok ?? atau emang sebenarnya. Kalau melihat komentar orang lain bahkan review-nya nampaknya ga jauh meleset. Yah kalo sampe nonton ini di 21 apalagi XXI atau Premiere atau MPX, aku pasti bingung gimana cara minta uang dikembaliin.

Nonton lagi ?? …. lagi ??? halah … aku anjurkan sih, nggak usahlah buang waktu nonton ini … kecuali emang termasuk ‘the brave souls

Images are copyrighted and belong to the respected owners

25
Jul
08

Wanted

Welcome… to the Fraternity

Satu lagi adaptasi komik ke layar lebar.
Kalo pernah baca komiknya, maka film Wanted bisa dibilang sangat ‘halus’. Konsep komiknya yang memang bebas-tanpa-aturan sepertinya sulit untuk dijadikan summer blockbuster dengan rating dibawah NC-17, apalagi konsep ‘anti-hero’nya yang bisa mengganggu kemunculan film2 adaptasi komik super-hero. Karena itu nampaknya dilakukan perombakan besar-besaran.

Cerita masih berkisar pada Wesley Gibson (James McAvoy), seorang biasa2 saja bahkan cenderung merasa dirinya orang gagal. Dia didekati oleh kelompok misterius yang mengaku kenal dengan ayah yang tak pernah ditemuinya. Dari kelompok itu, ia mendapat kabar meninggalnya ayahnya, warisan yang diterimanya dan harapan agar ia masuk kelompok itu untuk menggantikan ayahnya. Hingga saat ini, cerita masih konsisten dengan komiknya, setelah itu Michael Brandt & Derek Haas mulai menapaki cabang cerita yg serupa tapi tak sama.

Sebagai hiburan, film ini lumayanlah. Aksi yang seru, VFX yang canggih, dukungan music score dari Danny Elfman dan bintang2 pendukung lainnya seperti Morgan Freeman, Terence Stamp dan tentu saja tak bisa dilewatkan Angelina Jolie.

Nonton lagi ? … ummmm … maybe later :) and only because of Jolie factor :D

This is the decision that lies before you now: the sheep, or the wolf. The choice is yours

Never send sheep to kill a wolf

Images are copyrighted and belong to the respected owners

24
Jul
08

Hancock

Sebuah film dengan premis yang agak nyeleneh. Hancock, seseorang yang memiliki kemampuan super bak superman, bisa terbang, kebal peluru, sangat kuat, tetapi pemalas, pemabuk, sesuka hati, dll. Masih mau menolong orang lain tetapi dengan caranya sendiri, tidak perduli dengan akibat sampingan ulahnya. Akhirnya lebih banyak dibenci daripada dipuja, sampai ia menolong seorang PR profesional yang ingin membantu menaikkan citranya sebagai balasan.

Yang lebih menarik adalah twist di tengah yang akhirnya membuka tabir asal-usulnya. Diakhiri dengan ending yang juga tidak biasa untuk sebuah film Hollywood. Masih ada beberapa bagian yang mengganjal terutama pada bagian menjelang ‘pertempuran’ akhir, tetapi mungkin bisa diabaikan karena ceritanya berfokus pada karakter Hancock, dan bukan Hancock si pembasmi kejahatan.

Will Smith sebagai Hancock bermain bagus, walaupun sulit melepaskan gaya perannya. Jason Bateman juga lumayan berperan sebagai PR, Charlize Theron juga oke walaupun tidak seperti penampilan Oscar-nya, mungkin karena karakternya kurang menantang seperti halnya Monster atau North Country.

Nonton lagi? … mau, tapi nanti2 dulu …

notes:

Hal yang menarik lainnya adalah usaha untuk meng-global-kan karakter ini dengan mengijinkan importir film me’rubah’ poster-nya sedikit. Di versi Indonesia, refleksi di kaca-matanya diubah menjadi Tugu Selamat  Datang dan Bundaran HI di Sudirman Jakarta. Hingga saat ini aku sudah lihat cukup banyak versi lain, walaupun paling banyak dari Korea. Nih beberapa contohnya:

Images are copyrighted and belong to the respected owners

Singapura

Singapura

Korea Selatan

Korea Selatan

Indonesia

Indonesia

Korea Selatan

Korea Selatan

Russia

Russia

24
Jul
08

Apartment 1303

Setelah sekian kali acara nonton bareng ‘kelompok penakut’, maka diputuskan untuk bareng2 field trip dengan nonton Apartment 1303.

Setelah berhasil ‘menjebak’ beberapa orang lagi, malam itu bareng2 nyerbu Mega XXI. Aku, Faisal, Adria, Budi, ditemenin mrD, Dewi, dll.

Lucu juga pengalaman nonton film horor di bioskop, aku udah lupa film horor terakhir yang kulihat langsung di bioskop. Dari awal film sering terdengar jeritan2 ketakutan (termasuk dari kursi sebelah) yang selalu diikuti dengan ketawa-ketiwi bin cekikikan karena geli sendiri.

Filmnya sendiri awalnya bagus. Dengan menggunakan resep2 film horor asia pada umumnya yang lebih banyak membangun atmosfir menakutkan dibumbui dengan beberapa ‘kejutan’. Selama menonton sibuk mencari2 di luar fokus kamera, kali2 ada ‘penampakan’ :)

Sayang di bagian belakang tiba2 berubah jadi seperti film2 horor Indonesia (jaman dulu). Suasana yang dibangun dari awal hancur semua. Selain itu, masih menyisakan banyak pertanyaan karena banyak loose ends.

Nonton lagi ? ogah …….

Images are copyrighted and belong to the respected owners

23
Jul
08

Get Smart

Get Smart

Udah lama ga bikin entry baru, maaf …. lagi blog-block .. (apa pula itu?).

Film ini, katanya, adalah adaptasi dari film serial TV berjudul sama yang, maaf saja, aku ngga pernah nonton sama sekali. Kalaupun pernah, pastilah sudah jaman dulu kala dan aku ga inget sama sekali karena diproduksi tahun 60an. Denger2 sih serial itu banyak menghasilkan ikon2 seputar film dunia mata-mata seperti telpon di sepatu, dll.

Versi layar lebarnya, untukku, cukup konyol dan lucu. Film ini masih membawa perseteruan yang menerus dari KAOS vs KONTROL. Setelah lama vaccum, KAOS memulai lagi usahanya untuk menguasai dunia dan mengalahkan KONTROL dengan menghabisi agen2-nya. Maxwell Smart adalah analis yang sebenarnya ingin menjadi petugas lapangan tapi selalu gagal, yang akhirnya mendapatkan keinginannya karena wajah-nya belum dikenali lawan.

Gaya bermain Steve Carell dalam film atau serial TV lain masih terbawa di sini. Aku tidak tahu apakah memang Agent 86 seperti itu ataukah Carell terpilh karena gayanya. Kekonyolan Max Smart (Carell) cukup lucu tanpa harus terjebak ke gaya film2 Leslie Nielsen yang sering terasa terlalu bodoh (dibaca dengan logat Erin, buat yg kenal dia). Peran Agent 86 masih bisa dipercaya sebagai agen yang tidak punya pengalaman dengan karakter yang terlalu ‘lurus’ tapi masih terlihat bahwa sebenarnya dia smart, pintar dan punya keahlian.

Tampil sebagai agen yang lebih berpengalaman dan kelihatan lebih jagoan dibanding Smart sehingga menimbulkan persaingan diantara mereka, karakter Agent 99 yang diperankan Anne Hathaway tampil ‘oke’ saja seperti halnya perannya di film2 lain. Mungkin karena ingin melepaskan diri dari tema peran2 yang sudah menempel pada dirinya, Anne mencoba bermain di indie-movie seperti Havoc, di mana dia bermain sangat berbeda.

Dukungan pemain lain seperti Dwayne ‘The Rock’ Johnson (Agent 23) , Masi Oka, dll juga biasa2 saja. Sebagai catatan adalah penampilan Bill Murray sebagai Agent 13 yang hanya muncul sepotong saja.

Nonton lagi? mungkin …. hanya karena faktor Hathaway :)

Images are copyrighted and belong to the respected owners

23
Jun
08

The Incredible Hulk

The Incredible Hulk“Hulk … smash … !!!!!”

Ngga ngerasa rugi nonton film ini, karena jauh lebih baik dari Hulk (2003) versi Ang Lee. Dulu, Ang Lee berkilah dia ingin membuat film yang lebih menonjolkan sisi kemanusiaan Hulk sehingga film itu terjerumus ke drama. Lucunya, menurutku Hulk ( 2008 ) juga berhasil menonjolkan sisi manusia-nya dengan tidak melupakan harapan penonton bahwa ini adalah film super-hero yang didasarkan pada komik, sehingga aksi laga amat ditunggu. Walaupun begitu, Hulk (2003) masih menarik untuk ditonton terutama karena faktor Jennifer Connely :D . Edward Norton bermain bagus (seperti biasanya). Umumnya pemain lainpun menunjang dengan baik. Dari segi akting, mungkin Liv Tyler yg agak keteteran. Tim Roth sebenarnya bermain bagus, sayangnya penampilan fisiknya agak meragukan untuk seorang Spec-Op, terlalu kecil dan kondisi fisiknya terlihat kurang prima. Seperti biasa Stan Lee muncul sebagai tokoh cameo. Selain itu juga ditampilkan Lou Ferigno (stand-in untuk Hulk di TV seri), lagi-lagi sebagai petugas security. Bill Bixby pun ditampilkan sebentar dalam sebuah acara TV.

Tokoh Hulk sendiri tidak terlalu hijau di sini. Di desain khusus oleh Aaron Sims termasuk Abomination, artikelnya bisa dilihat di xsibase.com. Menurutku desain nya lebih baik dari Hulk (2003) tetapi muscle-flow nya yang terasa agak kurang manusiawi. Teknologi juga semakin maju. Selain terlihat adanya muscle-system yang lebih baik juga contact antara Hulk dan Abomination terlihat lebih nyata.

[spoiler-alert].

Di film ini semakin tampak usaha untuk melapangkan jalan ke arah film The Avengers yang rencananya akan tayang 2011. Seperti halnya Ironman yang sudah memunculkan Nick Fury (in person) di sini juga ditampilkan walau hanya di montage awal saja. Tokoh Tony Stark-pun muncul diakhir film, selain juga dr. Stern yang nantinya menjadi super-villain The Leader.

Nonton lagi ? … hayuk ….

Images are copyrighted and belong to the respected owners

15
Jun
08

Kungfu Panda

Kungfu PandaSalah satu film yg kutunggu-tunggu diantara sekian summer block-buster lain, dan dia sangat tidak mengecewakan.

Soal cerita mungkin sih biasa saja, tapi kemasannya yang membuatnya sangat menarik. Beberapa banyolan sebenarnya sudah dipakai berkali-kali, tapi di sini masih bisa membuat kita tertawa.

Kembali ke soal cerita, nampaknya amat terfokus pada Po (Jack Black) dan Shifu (Dustin Hoffman) sehingga tokoh2 lain seperti numpang lewat. Jadi nggak sadar kalo yang isi suara untuk Tigress adalah Angelina Jolie. Jackie Chan (Monkey), Seth Rogen (Mantis), Lucy Liu (Viper), David Cross (Crane) dan Michael Clark Duncan (Commander Vachir). Yang langsung nyangkut di memori hanyalah suara James Hong (mr. Ping).

Film ini juga berhasil mengangkat warna Kungfu. Memang film animasi dengan selera humor yang tinggi tapi sangat kental kungfu-nya

Sebagai penggemar film animasi (dan juga pelaku), menurutku film ini sungguh berhasil menghidupkan tokohnya, sama seperti keberhasilan Horton Hears a Who!. Tampilan warna yang indah dan tata pencahayaan yg bagus (aduh rimlight-nya …). Benar-benar a must see untuk sekeluarga.

Mungkin memang sudah saatnya teknologi dan seni berhasil digabungkan untuk menghidupkan tokoh2 yang lucu dan menggemaskan. Siapa tahu, di waktu dekat Synthespian memang berhasil diwujudkan.

memorable quote:

Yesterday is history, tomorrow is a mystery, but today is a gift. That is why it is called the present

Nonton lagi ? mau duoooong ….

Images are copyrighted and belong to the respected owners

08
Jun
08

Nim’s Island

Yang paling mengundang dari film ini sewaktu liat trailer-nya, adalah kesempatan untuk melihat akting Jodie Foster dalam perannya yang berbau komedi. Walaupun dia sempat berperan komedi di beberapa pemunculannya, tapi Jodie sudah terlanjur di cap sebagai pemain serius, bahkan terlalu serius.

Okelah filmnya menghibur walaupun komedinya agak-agak gimana gitu ….. Dalam penyajiannya, cara penyuntingannya juga bisa bikin bingung anak-anak, sehingga cukup tepat kalo di negara asalnya film ini dapat rating PG. Sebagai yg paling kucari di film ini, penampilan Jodie sangat ’serius’ dan mengingatkan pada akting Rowan Atkinson (mr. Bean) yang sebenarnya bukan pelawak tapi bisa berakting lucu sehingga membuat kita tertawa tanpa harus mempermalukan diri mereka sendiri.

Konten film ini sendiri berlapis-lapis. Dari masalah lingkungan, hubungan ayah-anak (keluarga), agrophobia, dan seperti tag-line-nya : Write your own adventure.

Mungkin karena isi yg berlapis itu, sehingga perubahan karakter Jodie yg tadinya agrophobia menjadi ‘biasa’ tidak terlalu terasa. Tiba-tiba saja, tokohnya yang tadinya fobi dengan dunia luar berubah menjadi seperti umumnya orang barat bila di tempatkan di tempat terpencil.

Keseluruhan, okelah … Walaupun aku ragu, apakah anak2ku bisa tahan nonton film ini sampai akhir. Nonton lagi ? pikir-pikir dulu :D

O, ya … catatan tambahan. Desain grafis untuk opening dan titling … keren.

Images are copyrighted and belong to the respected owners

26
Mei
08

Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull

Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal SkullSeri ke empat dari seri petualangan Indiana Jones, 19 tahun setelah seri ke-3 dirilis.

Seperti halnya film2 yg dibuat sequel-nya setelah waktu yg lama, banyak tantangan yang musti dihadapi. Mulai dari memenuhi harapan para penggemar yang kadang sudah menjadi cult, hingga cara penyajian dan vfx yang harus ditampilkan. Belum lagi mencoba mempertahankan pemain yang sudah menjadi ikon. Waktu yang berbeda mengharuskan untuk mencari musuh yang berbeda pula (dulu Jerman – PDII, sekarang perang dingin). Hampir seperti seri James Bond 007 yang sibuk mencari musuh baru sejak Uni Sovyet bubar.

Ceritanya menarik, selama kita nggak terlalu terikat dengan 3 seri terdahulu, termasuk usaha menunjukkan bahwa Indy sudah mulai berumur. Hanya faktor Shia LaBeouf yang menurutku susah masuk, tapi masih lebih lumayan daripada penampilan di The Tranformers. Bila kamu masih mencoba mengingat seri-seri sebelumnya maka jelas akan kecewa, karena faktor cult sulit sekali dilawan. Masih ada beberapa hal yang menyisakan pertanyaan, tapi …. ah sudahlah … enjoy aja.

Nonton lagi ? Hayuk …

Images are copyrighted and belong to the respected owners




 

November 2009
S S R K J S M
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Top Posts

  • Tidak ada

Halaman

Kategori

Arsip

Blog Stats

  • 2,321 hits

Flickr Photos

Moon + CLouds

Soekarno-Hatta T3

Soekarno-Hatta T3

More Photos

del.ico.us.ku

View Syah Inderaprana's profile on LinkedIn
Creative Commons License